( Analisis - Bulanan ) Distribusi Sifat Hujan Bulan Juli Tahun 2022 di Provinsi Jawa Timur ( Analisis - Bulanan ) Distribusi Sifat Hujan Bulan Juli Tahun 2022 di Provinsi Jawa Timur

Berdasarkan data yang kami terima dari 202 stasiun (pos hujan) sampai dengan awal bulan Juli 2022 dapat diinformasikan Sifat Hujan Bulan Juli 2022 adalah sebagai berikut:

Analisis Distribusi Sifat Hujan Bulan Juli 2022 terjadi di wilayah Jawa Timur dengan sifat :

Bawah Normal sebesar 26,4 %

Normal sebesar 16,1 %

Atas Normal sebesar 57,5 %.

Sifat Hujan

Sifat Hujan adalah : Perbandingan antara jumlah curah hujan yang terjadi selama satu bulan dengan normal atau nilai rata-rata dari bulan tersebut di suatu tempat.

Sifat hujan dibagi menjadi 3 kriteria, yaitu:

  1. Atas Normal (AN)
    Jika nilai perbandingan terhadap rata-ratanya lebih besar dari 115 %
  2. Normal (N)
    Jika nilai perbandingan terhadap rata-ratanya antara 85 % – 115 %
  3. Bawah Normal (BN)
    Jika nilai perbandingan terhadap rata-ratanya kurang dari 85 %





SIFAT HUJAN KABUPATEN / BAGIAN DARI KABUPATEN
Cari pada kolom di atas ini ⇧
Lalu tekan Enter → di Keyboard
Cari pada kolom di atas ini ⇧
Lalu tekan Enter → di Keyboard
Bawah Normal
(0 - 30 %)
Terjadi di sebagian kecil Bangkalan, Blitar, Jember, Kediri, Lumajang, Madiun, Malang, Nganjuk, Pacitan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, dan Situbondo.
Bawah Normal
(0 - 30 %)
Terjadi di sebagian Tulungagung.
Bawah Normal
(31 - 50 %)
Terjadi di sebagian kecil Bangkalan, Banyuwangi, Jember, Kediri, Madiun, Magetan, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, dan Trenggalek.
Bawah Normal
(31 - 50 %)
Terjadi di sebagian Blitar, Lumajang, Malang, dan Tulungagung.
Bawah Normal
(51 - 84 %)
Terjadi di sebagian kecil Bangkalan, Banyuwangi, Bojonegoro, Bondowoso, Jombang, Lamongan, Madiun, Magetan, Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo, Sidoarjo, Situbondo, Surabaya, dan Tulungagung.
Bawah Normal
(51 - 84 %)
Terjadi di sebagian Blitar, Jember, Kediri, Lumajang, Malang, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Ponorogo, Sampang, dan Trenggalek.
Normal
(85 - 115 %)
Terjadi di sebagian kecil Bangkalan, Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Jombang, Lamongan, Lumajang, Magetan, Mojokerto, Pamekasan, Pasuruan, Sidoarjo, Situbondo, Surabaya, Tuban, dan Tulungagung.
Normal
(85 - 115 %)
Terjadi di sebagian Batu, Jember, Kediri, Malang, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, dan Trenggalek.
Normal
(85 - 115 %)
Terjadi di sebagian besar Madiun.
Atas Normal
(116 - 150 %)
Terjadi di sebagian kecil Banyuwangi, Blitar, Jember, Jombang, Lamongan, Lumajang, Madiun, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pasuruan, Ponorogo, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Surabaya, Trenggalek, Tuban, dan Tulungagung.
Atas Normal
(116 - 150 %)
Terjadi di sebagian Bangkalan, Bojonegoro, Bondowoso, Kediri, Magetan, Pamekasan, Probolinggo, dan Sampang.
Atas Normal
(116 - 150 %)
Terjadi di sebagian besar Batu.
Atas Normal
(151 - 200 %)
Terjadi di sebagian kecil Bangkalan, Batu, Gresik, Jember, Kediri, Lumajang, Madiun, Malang, Nganjuk, Ngawi, Pasuruan, Ponorogo, Sampang, Sumenep, Surabaya, Tuban, dan Tulungagung.
Atas Normal
(151 - 200 %)
Terjadi di sebagian Banyuwangi, Bojonegoro, Bondowoso, Jombang, Lamongan, Magetan, Mojokerto, Probolinggo, Sidoarjo, dan Situbondo.
Atas Normal
(151 - 200 %)
Terjadi di sebagian besar Pulau Kangean dan Pamekasan.
Atas Normal
(> 200 %)
Terjadi di sebagian kecil Bojonegoro, Kediri, Lumajang, Magetan, Malang, Ngawi, Ponorogo, Probolinggo, dan Sampang.
Atas Normal
(> 200 %)
Terjadi di sebagian Bangkalan, Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Jombang, Pulau Kangean, Pamekasan, Pasuruan, Sidoarjo, Situbondo, dan Surabaya.
Atas Normal
(> 200 %)
Terjadi di sebagian besar Gresik, Lamongan, Mojokerto, Sumenep, dan Tuban.
Atas Normal
(> 200 %)
Terjadi di seluruh Pulau Bawean.