( Analisis - Bulanan ) Distribusi Sifat Hujan Bulan Juni Tahun 2023 di Provinsi Jawa Timur ( Analisis - Bulanan ) Distribusi Sifat Hujan Bulan Juni Tahun 2023 di Provinsi Jawa Timur

Berdasarkan data yang kami terima dari 202 stasiun (pos hujan) sampai dengan awal bulan Juli 2023 dapat diinformasikan Sifat Hujan Bulan Juni 2023 adalah sebagai berikut:

Analisis Distribusi Sifat Hujan Bulan Juni 2023 terjadi di wilayah Jawa Timur dengan sifat :

Bawah Normal sebesar : 74,7 %

Normal sebesar : 10,4 %

Atas Normal sebesar : 14,9 %.

Sifat Hujan

Sifat Hujan adalah : Perbandingan antara jumlah curah hujan yang terjadi selama satu bulan dengan normal atau nilai rata-rata dari bulan tersebut di suatu tempat.

Sifat hujan dibagi menjadi 3 kriteria, yaitu:

  1. Atas Normal (AN)
    Jika nilai perbandingan terhadap rata-ratanya lebih besar dari 115 %
  2. Normal (N)
    Jika nilai perbandingan terhadap rata-ratanya antara 85 % – 115 %
  3. Bawah Normal (BN)
    Jika nilai perbandingan terhadap rata-ratanya kurang dari 85 %





SIFAT HUJAN KABUPATEN / BAGIAN DARI KABUPATEN
Cari pada kolom di atas ini ⇧
Lalu tekan Enter → di Keyboard
Cari pada kolom di atas ini ⇧
Lalu tekan Enter → di Keyboard
Bawah Normal
( 0 - 30 % )
Terjadi di sebagian kecil Banyuwangi, Jember, Jombang, Lumajang, Malang, Sumenep, dan Tulungagung.
Bawah Normal
( 0 - 30 % )
Terjadi di sebagian Bojonegoro, Bondowoso, Kediri, Mojokerto, Ponorogo, Probolinggo, dan Tuban.
Bawah Normal
( 0 - 30 % )
Terjadi di sebagian besar Gresik, Pulau Kangean, Lamongan, Madiun, Magetan, Nganjuk, Ngawi, Pamekasan, Pasuruan, Sampang, Sidoarjo, dan Situbondo.
Bawah Normal
( 0 - 30 % )
Terjadi di seluruh Bangkalan, Pulau Bawean, dan Surabaya.
Bawah Normal
( 31 - 50 % )
Terjadi di sebagian kecil Banyuwangi, Jember, Lumajang, Madiun, Malang, Nganjuk, Pacitan, Sampang, Sidoarjo, dan Tulungagung.
Bawah Normal
( 31 - 50 % )
Terjadi di sebagian Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Pulau Kangean, Kediri, Lamongan, Magetan, Mojokerto, Ngawi, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Situbondo, dan Tuban.
Bawah Normal
( 31 - 50 % )
Terjadi di sebagian besar Jombang dan Sumenep.
Bawah Normal
( 51 - 84 % )
Terjadi di sebagian kecil Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jombang, Lamongan, Lumajang, Madiun, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Pamekasan, Pasuruan, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, Tuban, dan Tulungagung.
Bawah Normal
( 51 - 84 % )
Terjadi di sebagian Batu, Jember, Kediri, Pacitan, Ponorogo, dan Probolinggo.
Bawah Normal
( 51 - 84 % )
Terjadi di sebagian besar Banyuwangi.
Normal
( 85 - 115 % )
Terjadi di sebagian kecil Banyuwangi, Bojonegoro, Bondowoso, Kediri, Madiun, Malang, Nganjuk, Ponorogo, Probolinggo, dan Tuban.
Normal
( 85 - 115 % )
Terjadi di sebagian Batu, Blitar, Jember, Lumajang, Pacitan, dan Tulungagung.
Normal
( 85 - 115 % )
Terjadi di sebagian besar Trenggalek.
Atas Normal
( 116 - 150 % )
Terjadi di sebagian kecil Banyuwangi, Batu, Jember, Kediri, Madiun, Nganjuk, Ponorogo, Probolinggo, dan Tuban.
Atas Normal
( 116 - 150 % )
Terjadi di sebagian Blitar, Lumajang, Malang, Pacitan, Trenggalek, dan Tulungagung.
Atas Normal
( 151 - 200 % )
Terjadi di sebagian kecil Banyuwangi, Batu, Blitar, Jember, Kediri, Lumajang, Madiun, Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Tuban, dan Tulungagung.
Atas Normal
( 151 - 200 % )
Terjadi di sebagian Malang.
Atas Normal
( > 200 % )
Terjadi di sebagian kecil Banyuwangi, Blitar, Jember, Lumajang, Madiun, Malang, Pacitan, dan Tulungagung.