Analisis Indeks Kekeringan dan Kebasahan Meteorologis Periode November - Desember Tahun 2024 - Januari Tahun 2025 dengan kriteria :
Sangat Kering : -
Kering : -
Agak Kering : 0,1 %
Normal : 35,7 %
Agak Basah : 35,7 %
Basah : 22,7 %
Sangat Basah : 5,8 %
Indeks Kekeringan dan Kebasahan Meteorologis
Indeks Kekeringan dan Kebasahan Meteorologis dihitung menggunakan metode SPI.
SPI adalah indeks yang digunakan untuk menentukan penyimpangan curah hujan terhadap normalnya dalam suatu periode waktu yang panjang (bulanan, dua bulanan, tiga bulanan dst).
Nilai SPI dihitung menggunakan metoda statistik probabilistik distribusi gamma.
Berdasarkan nilai SPI ditentukan tingkat kekeringan dan kebasahan dengan kategori sebagai berikut:
a. Tingkat Kekeringan:
- Sangat Kering : Jika nilai SPI ≤ -2,00
- Kering : Jika nilai SPI -1,50 s/d -1,99
- Agak Kering : Jika nilai SPI -1,00 s/d -1,49
- Normal : Jika nilai SPI -0,99 s/d 0,99
b. Tingkat Kebasahan:
- Sangat Basah : Jika nilai SPI ≥ 2,00
- Basah : Jika nilai SPI 1,50 s/d 1,99
- Agak Basah : Jika nilai SPI 1,00 s/d 1,49
Kekeringan Meteorologis adalah berkurangnya curah hujan dari keadaan normalnya dalam jangka waktu yang panjang (bulanan, dua bulanan, tiga bulanan dan seterusnya).
Curah Hujan Tiga Bulanan adalah jumlah curah hujan selama tiga bulan, yang digunakan sebagai dasar untuk menghitung nilai SPI.
Berdasarkan data yang kami terima dari 202 stasiun (pos hujan) sampai dengan awal bulan Januari Tahun 2025, dapat diinformasikan Analisis Indeks Kekeringan dengan metode SPI bulan November - Desember Tahun 2024 - Januari Tahun 2025 adalah sebagai berikut:
-
KRITERIA KABUPATEN / BAGIAN DARI KABUPATEN -
KRITERIA KABUPATEN / BAGIAN DARI KABUPATEN Cari pada kolom di atas ini ⇧
Lalu tekan Enter → di KeyboardCari pada kolom di atas ini ⇧
Lalu tekan Enter → di KeyboardAgak Kering Terjadi di sebagian kecil Lumajang, Mojokerto, dan Sampang. Normal Terjadi di sebagian kecil Blitar, Bondowoso, Jombang, Kediri, Nganjuk, Ponorogo, Sidoarjo, dan Sumenep. Normal Terjadi di sebagian Banyuwangi, Bojonegoro, Jember, Madiun, Malang, Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, Trenggalek, dan Tulungagung. Normal Terjadi di sebagian besar Bangkalan, Gresik, Lamongan, Lumajang, Ngawi, Pamekasan, Sampang, Surabaya, dan Tuban. Normal Terjadi di seluruh Batu.
( Analisis - Bulanan ) Indeks Kekeringan dan Kebasahan Meteorologis 3 Bulanan Untuk Bulan November - Desember Tahun 2024 - Januari Tahun 2025 di Provinsi Jawa Timur
Analisis Indeks KEKERINGAN dengan metode SPI bulan November - Desember Tahun 2024 - Januari Tahun 2025
Analisis Indeks Kebasahan dengan metode SPI bulan November - Desember Tahun 2024 - Januari Tahun 2025
-
KRITERIA KABUPATEN / BAGIAN DARI KABUPATEN -
KRITERIA KABUPATEN / BAGIAN DARI KABUPATEN Cari pada kolom di atas ini ⇧
Lalu tekan Enter → di KeyboardCari pada kolom di atas ini ⇧
Lalu tekan Enter → di KeyboardAgak Basah Terjadi di sebagian kecil Bangkalan, Banyuwangi, Magetan, Mojokerto, Sampang, dan Surabaya. Agak Basah Terjadi di sebagian Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Lamongan, Madiun, Malang, Nganjuk, Ngawi, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Situbondo, dan Tuban. Agak Basah Terjadi di sebagian besar Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Pacitan, Sidoarjo, Sumenep, Trenggalek, dan Tulungagung. Agak Basah Terjadi di seluruh Pulau Bawean. Basah Terjadi di sebagian kecil Bangkalan, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Pulau Kangean, Lamongan, Probolinggo, Sampang, Situbondo, Surabaya, Trenggalek, Tuban, dan Tulungagung. Basah Terjadi di sebagian Banyuwangi, Jember, Kediri, Madiun, Malang, Mojokerto, Ngawi, Pacitan, Pasuruan, Sidoarjo, dan Sumenep. Basah Terjadi di sebagian besar Jombang, Magetan, Nganjuk, dan Ponorogo. Sangat Basah Terjadi di sebagian kecil Bangkalan, Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Jember, Jombang, Madiun, Magetan, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Pacitan, Pasuruan, Ponorogo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, dan Tulungagung. Sangat Basah Terjadi di sebagian Kediri. Sangat Basah Terjadi di sebagian besar Pulau Kangean.