RILIS PREDIKSI MUSIM KEMARAU 2026 PROVINSI JAWA TIMUR

Berdasarkan perkembangan kondisi dinamika atmosfer – lautan, dapat kami informasikan Prediksi Musim Kemarau Provinsi Jawa Timur yang meliputi 74 Zona Musim (ZOM) Tahun 2026 sebagai berikut:

  1. El Nino-Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD) diprediksi pada kondisi Netral hingga pertengahan tahun 2026. Selanjutnya, El Nino menguat menjadi kategori Lemah hingga Moderat hingga akhir tahun 2026 dengan peluang sebesar 50-60%. Kondisi ini menyebabkan musim kemarau tahun 2026 di Jawa Timur berpotensi lebih kering.

  2. Awal Musim Kemarau tahun 2026 diprediksi terjadi pada Mei 43 ZOM/56,9% dari luas wilayah Jawa Timur, April 26 ZOM, dan Juni 5 ZOM.

  3. Perbandingan Awal Musim Kemarau dengan Normalnya (tahun 1991 – 2020) diprediksi Mundur di 36 ZOM/46,2% dari luas wilayah Jawa Timur, 23 ZOM Sama, dan 15 ZOM Maju.

  4. Puncak Musim Kemarau 2026 diprediksi dominan terjadi pada Agustus 2026 sebanyak 53 ZOM/70,9% dari luas wilayah Jawa Timur dan puncak musim kemarau paling awal terjadi pada Juli 2026 sebanyak 15% wilayah Jawa Timur.

  5. Sifat Hujan Musim Kemarau 2026 diprediksi Bawah Normal meliputi 56 ZOM/75,5% dari luas wilayah Jawa Timur dan Normal meliputi 18 ZOM. Selama musim kemarau 2026, curah hujan berada kelas 101-200 mm hingga lebih dari 500 mm.

  6. Durasi musim kemarau 2026 diprediksi paling panjang berada pada rentang 22–24 dasarian di 20 ZOM/23,0% dari luas wilayah Jawa Timur, diikuti rentang 19–21 dan 16–18 dasarian masing-masing 27 dan 20 ZOM.

  7. Info lengkap Buletin Prediksi Musim Kemarau 2026 Provinsi Jawa Timur dapat diunduh di https://staklim-jatim.bmkg.go.id/b/musiman.pdf dan di https://link.bmkg.go.id/iklimbaru

  8. Rekomendasi:

    1. Kabupaten yang diprediksi mengalami musim kemarau lebih kering dan durasi lebih panjang dihimbau:

      • Sektor pangan dan hortikultura :

        Dalam rangka menjaga produktivitas dan mengurangi risiko gagal panen perlunya penyesuaian varietas padi umur pendek yang tahan kering dan penyesuaian kalender tanam dari tanaman padi ke palawija

      • Sektor Sumber Daya Air :

        Memaksimalkan panen air hujan di periode akhir musim hujan 2025/2026 untuk pengisian waduk dalam rangka pemenuhan air konsumsi masyarakat, pembangkit listrik tenaga air dan alokasi irigasi yang efisien.

      • Sektor Kebencanaan :

        Perencanaan penanggulangan kekurangan air bersih untuk konsumsi masyarakat dan potensi kebakaran lahan dan hutan.

    2. Potensi El Nino perlu dilakukan upaya diversifikasi ekonomi dan peningkatan pendapatan petani/nelayan melalui optimalisasi pemanfaatan lahan, antara lain dengan memperluas budidaya tanaman hortikultura serta meningkatkan produksi garam rakyat. Langkah ini menjadi salah satu strategi untuk mendukung diversifikasi ekonomi dan menjaga pendapatan petani/nelayan selama musim kemarau.

BMKG menghimbau agar informasi Prediksi Musim Kemarau 2026 ini dijadikan sebagai bentuk Peringatan Dini (Early Warning) , untuk dimanfaatkan oleh para pemangku kepentingan dalam Aksi Dini (Early Action).



Pers Rilis Prediksi Musim Kemarau Tahun 2026 Provinsi Jawa Timur




Pers Rilis Prediksi Musim Kemarau Tahun 2026 Provinsi Jawa Timur Pers Rilis Prediksi Musim Kemarau Tahun 2026 Provinsi Jawa Timur




Rilis Prediksi Musim Kemarau Tahun 2026 Provinsi Jawa Timur




Rilis Prediksi Musim Kemarau Tahun 2026 Provinsi Jawa Timur Rilis Prediksi Musim Kemarau Tahun 2026 Provinsi Jawa Timur