Anung Suprayitno, S.Si., M.Ling. merupakan profesional di bidang meteorologi dan klimatologi yang saat ini menjabat sebagai Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Timur. Dengan latar belakang pendidikan di bidang meteorologi, statistika, serta pengelolaan sumber daya lingkungan dan pembangunan, beliau memiliki kompetensi yang mendukung penyelenggaraan layanan informasi iklim dan pengelolaan sumber daya lingkungan. Dalam menjalankan tugasnya, beliau memimpin pelaksanaan tugas dan fungsi Stasiun Klimatologi Jawa Timur, khususnya dalam penyediaan informasi iklim yang berkualitas serta pelayanan kepada masyarakat dan pemangku kepentingan.
Anung Suprayitno menempuh pendidikan dasar di SD Negeri Mrawun dan lulus pada tahun 1987, kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Negeri I Ampel dan SMU Negeri I Boyolali yang masing-masing diselesaikan pada tahun 1990 dan 1993. Pendidikan profesionalnya di bidang meteorologi diawali melalui Diploma I Jurusan Radio Teknik di Balai Pendidikan dan Latihan Meteorologi dan Geofisika (BPLMG) yang diselesaikan pada tahun 1995. Selanjutnya, beliau menyelesaikan Diploma III Jurusan Meteorologi di Akademi Meteorologi dan Geofisika (AMG) pada tahun 2002.
Untuk memperluas kompetensi akademik, Anung Suprayitno melanjutkan pendidikan Sarjana (S1) Jurusan Statistika di Universitas Terbuka dan lulus pada tahun 2005. Pada jenjang berikutnya, beliau menyelesaikan pendidikan Magister (S2) Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Lingkungan dan Pembangunan di Universitas Brawijaya pada tahun 2023. Kombinasi pendidikan meteorologi, statistika, dan pengelolaan sumber daya lingkungan menjadi bekal dalam mendukung analisis informasi iklim serta pengelolaan isu lingkungan dan sumber daya air.
Selain menjalankan tugas kedinasan di lingkungan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Anung Suprayitno juga memiliki pengalaman dalam pengelolaan sumber daya air di Jawa Timur. Beliau pernah menjadi Anggota Dewan Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur periode 2019–2024, Pimpinan Komisi Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Wilayah Sungai Bengawan Solo, serta Anggota TKPSDA Wilayah Sungai Brantas. Keterlibatan tersebut menunjukkan kontribusinya dalam koordinasi dan pengelolaan sumber daya air serta pemanfaatan informasi meteorologi dan klimatologi sebagai bagian dari dukungan terhadap pengelolaan sumber daya air.
Atas dedikasi dan pengabdiannya, Anung Suprayitno telah menerima sejumlah penghargaan, antara lain Satyalancana Karya Satya X Tahun dan Satyalancana Karya Satya XX Tahun. Pada tahun 2021, beliau juga memperoleh penghargaan sebagai Pelopor Perubahan Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di lingkungan BMKG.
Dengan pengalaman di bidang meteorologi dan klimatologi serta keterlibatan dalam pengelolaan sumber daya lingkungan dan sumber daya air, Anung Suprayitno memiliki perspektif yang komprehensif dalam menghubungkan informasi iklim dengan kebutuhan pembangunan dan pengelolaan sumber daya. Kompetensi dan pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam menjalankan kepemimpinan di Stasiun Klimatologi Jawa Timur serta mendukung peningkatan kualitas informasi iklim, pelayanan publik, dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Imam Wahyudi, SST., M.M. merupakan profesional di bidang meteorologi dan klimatologi yang saat ini menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha Stasiun Klimatologi Jawa Timur. Dalam jabatannya, beliau memiliki peran dalam mendukung pelaksanaan administrasi, ketatausahaan, pengelolaan sumber daya, serta koordinasi operasional dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Stasiun Klimatologi Jawa Timur.
Imam Wahyudi menempuh pendidikan dasar di SDN Taman Harjo I dan lulus pada tahun 1991, kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 03 Singosari dan lulus pada tahun 1994 serta SMU Taman Madya yang diselesaikan pada tahun 1997. Ketertarikannya pada bidang meteorologi dan klimatologi kemudian dikembangkan melalui pendidikan Diploma I Jurusan Meteorologi di Balai Pendidikan dan Latihan Meteorologi dan Geofisika (BPLMG) yang diselesaikan pada tahun 1999.
Untuk memperkuat kompetensi di bidang meteorologi dan klimatologi, Imam Wahyudi melanjutkan pendidikan Diploma III Jurusan Meteorologi di Akademi Meteorologi dan Geofisika (AMG) dan lulus pada tahun 2011. Selanjutnya, beliau menyelesaikan pendidikan Diploma IV Jurusan Klimatologi di Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) pada tahun 2014. Kompetensi akademiknya kemudian diperluas melalui pendidikan Magister Manajemen di Universitas Gajayana yang diselesaikan pada tahun 2018.
Dengan latar belakang pendidikan yang memadukan bidang meteorologi, klimatologi, dan manajemen, Imam Wahyudi memiliki kompetensi yang mendukung pelaksanaan tugas administrasi dan manajerial di lingkungan Stasiun Klimatologi Jawa Timur. Pengalaman dan kompetensi tersebut menjadi landasan dalam mendukung pengelolaan tata usaha serta kelancaran penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi.
Atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara, Imam Wahyudi telah menerima sejumlah penghargaan, antara lain Satyalancana Karya Satya X Tahun dan Satyalancana Karya Satya XX Tahun. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas pengabdian dan loyalitas dalam melaksanakan tugas kedinasan di lingkungan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).