Analisis Distribusi Curah Hujan Jawa Timur Bulan September Tahun 2016

Normal Curah Hujan

  1. Rata-rata Curah Hujan Bulanan
    Rata-rata Curah Hujan Bulanan adalah nilai rata-rata curah hujan masing-masing bulan dengan periode minimal 10 tahun.
  2. Provisional Normal Curah Hujan
    Provisional Normal Curah Hujan bulanan adalah nilai rata-rata curah hujan masing-masing bulan dengan periode waktu yang dapat ditentukan secara bebas dan disyaratkan minimal 10 tahun
  3. Normal Curah Hujan Bulanan
    Normal Curah Hujan Bulanan adalah nilai rata-rata curah hujan masing-masing bulan selama periode 30 tahun.
  4. Standar Normal Curah Hujan Bulanan
    Standar Normal Curah Hujan Bulanan adalah nilai rata-rata curah hujan pada masing-masing bulan selama periode 30 tahun, dimulai dari tahun 1901 s/d 1930, 1931 s/d 1960, 1961 s/d 1990, 1991 s/d 2020 dan seterusnya.

Berdasarkan data-data yang kami terima dari 197 Stasiun (pos hujan) sampai dengan awal bulan Oktober 2016 maka curah hujan bulan September 2016 adalah sebagai berikut :

Tabel Analisis Curah Hujan Bulan September 2016

CURAH HUJAN KABUPATEN / BAGIAN DARI KABUPATEN
0 – 20 mm Terjadi di sebagian kecil kabupaten/kota meliputi : Lamongan, Malang, Banyuwangi, Bangkalan, dan Sumenep.
Terjadi di sebagian hingga sebagian besar kabupaten/kota meliputi : Pasuruan, Probolinggo, dan Situbondo.
21 – 50 mm Terjadi di sebagian kecil kabupaten/kota meliputi : Tuban, Gresik, Jombang, Sidoarjo, Batu, Malang, Banyuwangi, Bangkalan, Sampang, dan Sumenep.
Terjadi di sebagian hingga sebagian besar kabupaten/kota meliputi : Bojonegoro, Lamongan, Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, dan Sumenep.
51 – 100 mm Terjadi di sebagian kecil kabupaten/kota meliputi : Tulungagung, Blitar, Kediri, Madiun, Nganjuk, Jombang, Sidoarjo, Malang, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, Situbondo, Banyuwangi, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.
Terjadi di sebagian hingga sebagian besar kabupaten/kota meliputi : Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik, Surabaya, Mojokerto, Batu, Bondowoso, dan Bangkalan, serta seluruh P. Bawean.
101 – 150 mm Terjadi di sebagian kecil kabupaten/kota meliputi : Magetan, Ngawi, Madiun, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, gresik, Surabaya, Mojokerto, Jombang, Batu, Malang, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, Pamekasan, dan Sumenep.
Terjadi di sebagian hingga sebagian besar kabupaten/kota meliputi : Tulungagung, Blitar, Kediri, Nganjuk, dan Sampang. Serta di seluruh P. Kangean.
151 – 200 mm Terjadi di sebagian kecil kabupaten/kota meliputi : Pacitan, Ponorogo, Magetan, Ngawi, Bojonegoro, Tuban, Gresik, Sidoarjo, Jombang, Nganjuk, Kediri, Blitar, Malang, Probolinggo, Bondowoso, Bangkalan, dan Sumenep.
Terjadi di sebagian hingga sebagian besar kabupaten/kota meliputi : Madiun, Tulungagung, Blitar, Jember, Banyuwangi, Sampang, dan Pamekasan.
201 – 300 mm Terjadi di sebagian kecil kabupaten/kota meliputi : Bojonegoro, Nganjuk, Jombang, Kediri, Blitar, Probolinggo, Bondowoso, Situbondo, Bangkalan, Sampang, dan Sumenep.
Terjadi di sebagian hingga sebagian besar kabupaten/kota meliputi : Pacitan, Trenggalek, Ponorogo, Magetan, Madiun, Ngawi, Nganjuk, Madiun, Malang, Lumajang, Jember, Bondowoso, Banyuwangi, dan Pamekasan.
301 – 400 mm Terjadi di sebagian kecil kabupaten/kota meliputi : Pacitan, Ponorogo, Madiun, Nganjuk, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Probolinggo, Jember, Bondowoso, Banyuwangi, Pamekasan, dan Sumenep.
401 – 500 mm Terjadi di sebagian kecil kabupaten/kota meliputi : Pacitan, Trenggalek, Blitar, Malang, Lumajang, Probolinggo, Jember, Bondowoso, dan Banyuwangi.
> 500 mm Terjadi di sebagian kecil kabupaten/kota meliputi : Trenggalek, Malang, Jember, Bondowoso, dan Banyuwangi. Serta di sebagian Kabupaten Lumajang.

 

Kesimpulan :

Analisis jumlah curah hujan di Jawa Timur bulan September 2016 berkisar 0 – 923 mm.