Upaya meningkatkan kapasitas dalam melakukan pilihan adaptasi dan mitigasi dampak perubahan iklim kepada para penyuluh pertanian dan petani dalam berbudi daya pertanian dilakukan melalui pembelajaran sekolah lapang iklim yang diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dalam mengantisipasi dampak negatif perubahan iklim sehingga proses selanjutnya dapat meningkatkan produktifitas hasil pertanian, mengoptimalkan potensi yang menguntungkan serta mengurangi dampak merugikan dari kondisi cuaca dan iklim ekstrem yang terjadi.

Stasiun Klimatologi Kelas II Jawa Timur menyelenggarakan Kegiatan SLI Tematik Provinsi Jawa Timur tahun 2023 pada hari Selasa, 28 Februari 2023 bertempat di Aula Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek yang diikuti oleh 50 peserta dengan proporsi peserta petugas penyuluh pertanian di lingkungan Dinas Pertanian dan Pangan Kab. Trenggalek serta Petani. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek, Bapak Ir. Didik Susanto, Kepala Sub Koordinator Bidang Informasi Iklim Lingkungan BMKG, Bapak Muhammad Agung Fauzi, S.Si mewakili Kedeputian Klimatologi, serta Kepala Bidang Perkebunan, Ibu Ir. Susti Wulandari, MA.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek dalam sambutannya berpesan "Sektor pertanian di Trenggalek merupakan sektor yang paling terdampak perubahan cuaca yang tidak menentu. Diharapkan para peserta yang hadir, terutama para generasi milenial dapat memahami informasi prakiraan iklim dari BMKG dan menyebarluaskan informasi tersebut kepada rekan lainnya yang tidak hadir untuk mengurangi dampak kegagalan sektor usaha tani. Terutama di Kabupaten Trenggalek yang pernah mengalami dampak kejadian iklim ekstrem banjir tahun 2022 lalu". Kedepannya Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek siap mendukung dan bersinergi dengan BMKG demi terlaksananya kegiatan SLI di masa mendatang. Kepala Sub Koordinator Bidang Informasi Iklim Lingkungan BMKG, Bapak Muhammad Agung Fauzi, S.Si menyampaikan bahwa BMKG bertugas menyampaikan pelayanan informasi iklim, mengadakan evaluasi dalam setiap kegiatan SLI yang telah dilakasanakan sebelumnya, dan bekerja bersama untuk mendapatkan produk informasi apa yang dibutuhkan oleh berbagai sektor, dalam kegiatan ini khususnya dalam sektor pertanian.

Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Timur menyampaikan dalam sambutannya dan sekaligus membuka rangkaian acara kegiatan SLI bahwa “Peran penting SLI terkait dengan pola budi daya pertanian sangat dipengaruhi oleh cuaca dan kondisi iklim. Maka dengan adanya kegiatan SLI ini, petugas penyuluh pertanian dan petani diberikan pemahaman cara memahami cuaca dan iklim. Tantangan yang dihadapi para PPL/POPT dan petani saat ini adalah harus cepat beradaptasi terhadap kemajuan teknologi dan informasi serta berusaha menularkan informasi yang ada kepada rekan lainnya.”